WARTAKATA.ID, MAKASSAR – Kota Makassar kembali menjadi sorotan nasional setelah dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke Dasbor Command Center yang terletak di lantai 7 Balai Kota Makassar, Kamis (11/9/2025).
Kunjungan ini menjadi momen penting bagi Pemerintah Kota Makassar untuk memamerkan berbagai inovasi teknologi pelayanan publik yang selama ini dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Dasbor Command Center merupakan pusat kendali yang memantau seluruh dinamika kota secara real-time, mulai dari aduan warga, laporan kedaruratan, hingga aspirasi masyarakat.
Kota Makassar Tampilkan Wajah Modern
Dalam kunjungannya, Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait terlihat serius menyimak pemaparan dari tim Pemkot Makassar.
Mereka diperlihatkan bagaimana teknologi Command Center dimanfaatkan sebagai alat pengambilan keputusan cepat dan terukur oleh pemerintah daerah.
“Inovasi ini luar biasa. Ini bukan hanya pusat data, tapi pusat solusi cepat terhadap masalah masyarakat,” ujar Tito Karnavian.
Sementara itu, Menteri Maruarar Sirait menyatakan bahwa teknologi seperti ini harus menjadi standar di kota-kota lain di Indonesia.
Menurutnya, Makassar telah menunjukkan kemajuan luar biasa dalam digitalisasi pelayanan publik.
“Kota Makassar bisa menjadi role model nasional dalam hal pelayanan publik berbasis data dan teknologi,” katanya.
Munafri Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan dua menteri tersebut.
Ia menyebut, kehadiran Mendagri dan Menteri PKP menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap peningkatan pelayanan di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Mendagri dan Pak Menteri PKP. Kehadiran mereka menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” ucap Munafri.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting, khususnya dalam merealisasikan program-program pro rakyat yang cepat, tepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pusat sangat krusial agar kami bisa bergerak lebih cepat membantu masyarakat,” tambahnya.
Komitmen untuk Rakyat Kecil
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang turut hadir dalam peninjauan, menegaskan bahwa Pemkot Makassar berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan transparan.
Ia juga mengungkap bahwa saat ini berbagai layanan penting sudah terintegrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Makassar Government Center (MGC).
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang modern dan mudah dijangkau. Ini bagian dari arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto,” jelas Aliyah.
Salah satu kebijakan unggulan yang dipaparkan adalah layanan PBG dan BPHTB gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yang telah resmi berjalan di MGC.
Makassar Siap Jadi Role Model Nasional
Kunjungan dua menteri ini menjadi bukti bahwa Makassar berada di jalur yang tepat dalam transformasi pelayanan publik.
Dengan terus berinovasi dan membangun sistem yang berbasis data, transparansi, dan responsif, Pemkot Makassar ingin menjadi contoh baik bagi kota-kota lain di Indonesia.
“Semakin modern pelayanannya, semakin tinggi kepercayaan publik. Dan itu akan terus kami jaga dan tingkatkan,” pungkas Aliyah.







