WARTAKATA.ID, MAKASSAR – Gelaran Rock in Celebes 2026 kembali menghadirkan suguhan musik yang memikat pada malam kedua, Minggu (1/11/2026). Dua band dengan karakter dan identitas musikal berbeda, GRRRL Gang dan Dongker, sukses membakar atmosfer festival sekaligus menghipnotis ribuan penonton yang memadati area pertunjukan.
Festival musik yang berlangsung selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026, ini menjadi ruang pertemuan bagi musisi dari berbagai daerah, baik lokal maupun nasional, untuk menunjukkan kemampuan dan karya terbaik mereka di hadapan para penikmat musik.
Memasuki malam kedua, energi panggung semakin terasa. GRRRL Gang dan Dongker tampil dengan ciri khas masing-masing, menyuguhkan pertunjukan penuh semangat yang tidak hanya mengandalkan kekuatan musikalitas, tetapi juga menghadirkan ekspresi dan pesan melalui karya-karya mereka.
GRRRL Gang menjadi salah satu penampil yang mencuri perhatian. Band yang terbentuk sejak 2016 ini dikenal dengan warna musik indie pop rock yang memadukan karakter musikal enerjik dengan ekspresi khas mereka.
Grup musik tersebut diperkuat oleh Angerta Sentana, Edo Alventa, dan Akbar Rumandung. Dengan identitas musik yang kuat, GRRRL GANG berhasil membangun interaksi dengan penonton dan menghadirkan suasana pertunjukan yang dinamis.
Penampilan mereka menjadi bagian dari keberagaman warna musik yang ditawarkan Rock in Celebes 2026, sekaligus memperlihatkan bagaimana musik independen terus memiliki ruang dan tempat di tengah perkembangan industri musik Tanah Air.
Tak kalah menarik, Dongker juga menghadirkan penampilan yang menyedot perhatian pengunjung. Band yang terbentuk pada 2018 ini tampil dengan karakter panggung yang kuat dan identitas visual yang mudah dikenali.
Salah satu ciri khas yang mencolok adalah penggunaan topeng balaclava oleh Arno saat berada di atas panggung. Penampilan tersebut menjadi bagian dari identitas visual Dongker yang memberikan karakter tersendiri dalam setiap pertunjukannya.
Dongker diperkuat oleh Arno Zarror, Delpi Suhariyanto, dan Dzikrie Arhetusa. Ketiganya menghadirkan pertunjukan dengan energi yang intens, memperkuat atmosfer malam kedua festival musik yang telah menjadi salah satu agenda penting bagi ekosistem musik independen di Indonesia Timur.
Antusiasme penonton terlihat begitu kuat sepanjang penampilan kedua band tersebut. Area depan panggung dipenuhi pengunjung yang larut dalam irama musik. Tak sekadar menyaksikan, para penonton ikut berjoget, melompat, hingga berkompa mengikuti hentakan musik yang mengalun dari atas panggung.
Suasana semakin bergemuruh ketika lagu-lagu dibawakan dengan energi tinggi. Riuh sorakan, gerakan penonton yang saling mengikuti irama, serta interaksi antara band dan pengunjung menciptakan atmosfer festival yang begitu hidup.
Euforia tersebut menjadi gambaran bagaimana musik mampu menyatukan berbagai kalangan dalam satu ruang ekspresi. Penonton tidak hanya menjadi saksi pertunjukan, tetapi juga menjadi bagian dari energi yang membuat malam kedua Rock in Celebes 2026 semakin berkesan.
Kehadiran GRRRL Gang dan Dongker memperlihatkan bahwa Rock in Celebes bukan sekadar panggung hiburan, melainkan juga ruang ekspresi bagi musisi dengan latar belakang, karakter, dan pendekatan bermusik yang beragam.
Melalui pertemuan berbagai genre dan komunitas musik, Rock in Celebes 2026 turut memperkuat ruang apresiasi terhadap karya musisi lokal maupun nasional, sekaligus mempertemukan para penikmat musik dalam satu perayaan kreativitas.
Malam kedua pun menjadi salah satu momentum yang mempertegas daya tarik Rock in Celebes sebagai festival musik yang tidak hanya menawarkan pertunjukan, tetapi juga pengalaman, energi, dan keberagaman dalam satu panggung. (Papa)












