WARTAKATA.ID, MAKASSAR — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar menggelar Musyawarah Kota (Muskot) 2025 di Hotel Grand Imawan Makassar, Minggu (7/12/2025). Forum tersebut secara aklamasi menetapkan Hj. Umiyati sebagai Ketua IPSI Kota Makassar Masa Bakti 2025–2029.
Muskot diikuti 33 perguruan silat dan menjadi agenda strategis untuk menentukan arah organisasi serta kepemimpinan IPSI Makassar ke depan. Kegiatan ini dihadiri Ketua IPSI Sulawesi Selatan Prof. Hasnawi Haris, perwakilan Ketua Umum KONI Makassar, jajaran pengurus IPSI, serta pimpinan perguruan silat.
Ketua Panitia Muskot sekaligus Sekretaris Plt IPSI Makassar, Ayuzar, mengatakan proses musyawarah berlangsung demokratis dan sesuai mekanisme organisasi.
“Muskot ini diikuti 33 perguruan silat. Ada dua bakal calon ketua yang memenuhi syarat dukungan, yakni Muh. Arief dan Hj. Umiyati,” ujarnya.
Ayuzar menegaskan musyawarah menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat pembinaan prestasi pencak silat di Kota Makassar.
“Kami berharap kepengurusan baru mampu memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet,” kata Ayuzar.
Dalam tahap penjaringan, Hj. Umiyati memperoleh 23 dukungan, sementara Muh. Arief meraih 9 dukungan. Namun sebelum memasuki sesi pemilihan, Arief secara resmi menyatakan menarik diri dan mengalihkan dukungan kepada Hj. Umiyati sehingga forum menyepakati pemilihan secara aklamasi.
Ketua IPSI Sulawesi Selatan Prof. Hasnawi Haris menegaskan fokus utama kepengurusan baru adalah pembinaan prestasi atlet.
“Siapapun yang terpilih, tanggung jawabnya besar. IPSI Makassar harus konsisten melahirkan atlet berprestasi dan menjadi barometer pencak silat di Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan KONI Makassar, Andi Yasin Iskandar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muskot.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat sinergi, meningkatkan fasilitas latihan, serta membuka lebih banyak peluang kompetisi bagi atlet muda agar pencak silat Makassar semakin berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
“KONI Makassar berkomitmen mendukung pembinaan pencak silat, termasuk melalui penguatan pembinaan usia dini dan integrasi pencak silat di sekolah,” ucap Yasin.









