WARTAKATA.ID, MAKASSAR – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Makassar menggelar Makassar Open Tournament Seri I Tahun 2025 di Dragon Billiard & Cafe, Makassar, pada 8–14 Desember 2025. Turnamen ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan regenerasi atlet biliar muda di Kota Makassar.
Kegiatan tersebut didukung penuh oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar di bawah kepemimpinan H. Ismail. Dukungan ini dinilai sebagai komitmen KONI dalam memperkuat sistem pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga, termasuk biliar.
Plt Ketua Umum POBSI Makassar, Agus Salim, mengatakan turnamen seri perdana ini secara khusus dirancang untuk menjaring talenta muda. Pembatasan usia maksimal 30 tahun diterapkan guna memperluas basis atlet potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan.
“Pembatasan usia merupakan upaya kami dalam memaksimalkan pencarian bibit baru dan generasi penerus atlet biliar. Output terpentingnya adalah melihat siapa yang layak dibina menjadi atlet masa depan,” ujar Agus Salim, Selasa (10/12).
Makassar Open Tournament Seri I 2025 mempertandingkan kelas Handicap (HC) 3, 4D, dan 4C. Seluruh kategori tidak dipungut biaya pendaftaran, dengan kuota 128 peserta putra dan 32 peserta putri yang wajib membawa KTP Sulawesi Selatan.
Sistem pertandingan yang digunakan adalah bola 9 dengan ketentuan break bebas dan legal break dua bola. Babak penyisihan berlangsung pada 8–11 Desember, dilanjutkan 32 besar pada 12–13 Desember, serta babak utama dan final pada 14 Desember 2025.
POBSI Makassar menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah bagi para pemenang. Juara pertama berhak atas Rp20 juta, trofi, dan sertifikat, runner-up Rp10 juta, serta para semifinalis masing-masing Rp3 juta disertai trofi dan sertifikat.
Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi tahap awal persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026.
“Dukungan Ketua KONI Makassar sangat luar biasa. Kami berterima kasih atas perhatian dan komitmen terhadap POBSI,” kata Agus Salim. Saat ini, tercatat 48 rumah biliar resmi di Makassar yang menopang pembinaan dan pengembangan ekosistem olahraga biliar.












