WARTAKATA.ID, MAKASSAR – Rock in Celebes 2026 tak hanya menjadi ruang pertemuan para musisi dan penikmat musik, tetapi juga menjadi titik temu penggemar musik dari berbagai daerah.
Sejak hari pertama penyelenggaraannya, Sabtu (31/10/2026), festival musik yang memasuki edisi ke-17 ini menghadirkan cerita tersendiri dari para pengunjung yang datang dengan antusiasme dan alasan berbeda.
Bahkan, Ada yang datang karena penasaran ingin menyaksikan secara langsung penampilan band-band lokal yang selama ini hanya mereka kenal melalui media sosial.
Cerita datang dari Baim. Ia mengaku tertarik menghadiri Rock in Celebes karena ingin melihat langsung aksi panggung band-band lokal yang selama ini hanya disaksikannya melalui media sosial.
Baginya, festival ini memberikan kesempatan kepada penikmat musik untuk mengenal lebih dekat karya dan karakter penampilan para musisi, sekaligus merasakan atmosfer pertunjukan secara langsung.
Bagi Baim, persoalan harga tiket bukan menjadi penghalang. Ia menilai pengalaman, hiburan, serta sensasi menikmati penampilan musisi secara langsung sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
Menariknya, Rock in Celebes juga menjadi momentum reuni bagi sejumlah pengunjung. Salah seorang, Hasmi mengungkapkan dirinya memiliki teman dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan yang telah membuat janji untuk bertemu di festival tersebut.
Bahkan, ia mengaku sempat bertemu dengan seorang temannya yang datang jauh jauh dari Kalimantan.
“Teman-teman saya dari berbagai daerah di Sulsel sudah janjian bertemu di sini. Tadi bahkan saya bertemu dengan teman dari Kalimantan,” ungkapnya.
Cerita lain dari Atri yang jauh jauh datang bersama kakaknya dari Kendari Sulawesi Tenggara. Ia mengaku salah satu penikmat musik yang dihadirkan oleh Rock in Celebes
Selain musik juga penasaran dengan budaya seni yang ditampilkan di RIC edisi 17 tahun 2026 ini
Sementara itu, antusiasme serupa juga terlihat dari Iful, pengunjung yang datang jauh-jauh dari Kabupaten Bone.
Berbeda dengan pengunjung yang memiliki band favorit tertentu, Iful justru ingin menikmati seluruh penampilan musisi yang masuk dalam daftar pertunjukan Rock in Celebes 2026.
Sebagai pencinta musik rock, ia mengaku tidak ingin melewatkan satu pun penampilan band yang tampil selama festival berlangsung.
“Tidak ada band andalan khusus, tetapi saya suka musik-musik begini. Saya pastikan menonton semua yang tampil di festival ini,” ungkap Iful.
Cerita para pengunjung tersebut menjadi gambaran bagaimana Rock in Celebes telah berkembang menjadi ruang pertemuan bagi penikmat musik dengan latar belakang dan daerah asal yang beragam.
Dari penelusuran Wartakata.id di lokasi kegiatan, pengunjung yang hadir tidak hanya berasal dari Makassar. Sejumlah daerah di Sulawesi Selatan juga terwakili, di antaranya Maros, Gowa, Takalar, Palopo, Wajo, Enrekang hingga Toraja.
Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah ini memperlihatkan bahwa daya tarik festival musik tidak semata-mata terletak pada deretan musisi yang tampil. Pengalaman menikmati pertunjukan secara langsung, menemukan musisi baru, hingga bertemu dengan sesama komunitas penikmat musik turut menjadi alasan festival ini dinantikan.
Memasuki penyelenggaraan tahun ke-17, Rock in Celebes 2026 mengusung tema “The Culture”, yang menempatkan musik, seni, budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pengalaman festival.
Digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di kawasan Fort Rotterdam, Makassar, Rock in Celebes menghadirkan empat panggung dengan beragam genre musik, pertunjukan seni, atraksi budaya, pameran, pemutaran film, pasar komunitas hingga ruang pertemuan dan jejaring kreatif.
Lebih dari sekadar agenda pertunjukan musik, Rock in Celebes kembali mempertemukan orang-orang dari berbagai daerah dalam satu ruang yang sama: merayakan musik, menikmati keberagaman, dan membangun pengalaman bersama melalui festival.
Bagi sebagian pengunjung, Rock in Celebes bukan sekadar konser tahunan. Ada kerinduan yang membuat mereka kembali, bahkan rela mengambil cuti dan menempuh perjalanan lintas daerah demi menjadi bagian dari perayaan musik tersebut. (Papa)












