WARTAKATA.ID, MAKASSAR — Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Indonesia (PP PESTI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan atlet nasional melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025 yang resmi dibuka di Lapangan Ewako Tenis Indoor Telkom Makassar, Jumat (5/12/2025).
Kejuaraan yang berlangsung hingga 8 Desember 2025 ini diikuti 57 atlet dari sembilan provinsi. Ajang tersebut dijadikan PP PESTI sebagai sarana evaluasi dan pemetaan kualitas atlet hasil pembinaan daerah, sekaligus menyiapkan regenerasi atlet menuju agenda nasional dan regional.
Ketua Umum PP PESTI Brigjen Pol M Awal Chairuddin mengatakan, kejuaraan nasional menjadi instrumen penting dalam sistem pembinaan berjenjang. Melalui kompetisi, federasi dapat menilai capaian latihan atlet secara objektif.
“Pembinaan harus memiliki tolok ukur yang jelas, dan kejuaraan seperti ini adalah media evaluasi paling objektif. Dari sinilah kita bisa melihat sejauh mana hasil pembinaan daerah,” ujar Awal Chairuddin saat pembukaan kejuaraan.
Ia menambahkan, PP PESTI mendorong agar Kejurnas soft tenis dapat digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah. Selain memperkuat pembinaan atlet, kejuaraan juga menjadi sarana memperluas basis olahraga soft tenis di Indonesia.
“Kejurnas tidak hanya soal prestasi, tetapi juga silaturahmi antardaerah serta promosi potensi dan budaya daerah tuan rumah,” ujarnya.
Ketua PESTI Kota Makassar sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Yusnadi, melaporkan bahwa Kejurnas Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025 mempertandingkan kategori usia 19 tahun dan 35 tahun. Ia menyebut dukungan PP PESTI dan KONI Kota Makassar menjadi faktor penting suksesnya pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Kota Makassar, Azhar Fachri, menegaskan dukungan KONI terhadap program pembinaan yang dijalankan PP PESTI. Menurutnya, kejuaraan nasional menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing atlet daerah di level nasional.
“Prestasi adalah target, namun sportivitas dan proses pembinaan harus berjalan seiring. Kejurnas ini menjadi ruang belajar dan peningkatan kualitas atlet,” kata Azhar.
Pembukaan kejuaraan ditandai dengan servis pertama oleh Ketua Umum PP PESTI. Pada kesempatan yang sama, PP PESTI juga menyerahkan bantuan raket dan bola kepada 12 pengurus PESTI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai bentuk dukungan pembinaan atlet menuju Porprov XVIII Sulsel 2026 di Wajo dan Bone.
Melalui Kejurnas Soft Tenis Piala Wali Kota Makassar 2025, PP PESTI berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu memperkuat tim nasional, sekaligus mempertegas peran kejuaraan nasional sebagai pilar utama pembinaan soft tenis Indonesia.












