Reses Rezeki Nur di Bongaya Bahas SPMB, Posyandu hingga Bantuan Sosial

WARTAKATA.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rezeki Nur kembali melaksanakan Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Jalan Baji Gau 2 RT 02/RW 12, Kelurahan Bongaya, Kecamatan Tamalate, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan keluhan kepada wakil rakyat yang duduk di parlemen Kota Makassar.

(*)

Legislator yang akrab disapa Bu Dosen itu tampak berdialog hangat bersama warga yang hadir sejak sore hari di lokasi kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah kota.

Salah satu isu yang paling banyak disoroti warga ialah persoalan sistem penerimaan murid baru yang dianggap masih perlu ditingkatkan dari sisi transparansi dan pemerataan akses.

Warga berharap proses penerimaan siswa baru dapat berjalan lebih terbuka sehingga tidak menimbulkan kebingungan maupun keresahan di tengah masyarakat.

“Banyak warga berharap ada kejelasan dan transparansi dalam penerimaan murid baru agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat,” ujar salah seorang warga saat menyampaikan aspirasinya.

Selain persoalan pendidikan, masyarakat juga mengeluhkan sistem desil yang digunakan sebagai acuan dalam penyaluran bantuan sosial.

Menurut warga, masih terdapat masyarakat yang dinilai layak menerima bantuan namun belum terakomodasi dalam data penerima manfaat.

Aspirasi lain yang turut disampaikan yakni permintaan bantuan rehabilitasi posyandu guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di wilayah tersebut.

Warga juga menyoroti kondisi drainase lingkungan yang kerap menyebabkan genangan air saat hujan deras mengguyur kawasan permukiman mereka.

Permasalahan infrastruktur tersebut dinilai perlu segera mendapat penanganan agar tidak berdampak pada aktivitas dan kenyamanan warga sehari-hari.

Selain itu, masyarakat berharap program seragam gratis dari pemerintah juga disebut belum dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rezeki Nur yang duduk di Komisi D DPRD Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh masukan warga agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah kota.

“Semua aspirasi masyarakat akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan yang ada. Persoalan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama,” kata Rezeki Nur.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *