WARTAKATA.ID, MAKASSAR – Wisuda Angkatan I Politeknik Nusantara Makassar menjadi momen bersejarah yang tak hanya memancarkan kebanggaan, tetapi juga kehangatan kerja bersama. Di balik lancarnya prosesi sakral ini, hadir sosok *Sahban Nur*, Ketua Panitia Wisuda sekaligus Anggota Senat Politeknik Nusantara Makassar, yang dengan tenang dan penuh dedikasi mengarahkan seluruh rangkaian persiapan hingga hari pelaksanaan.
Pelaksanaan wisuda perdana tentu bukan hal sederhana. Sebagai penyelenggaraan pertama sejak kampus berdiri, terdapat banyak proses panjang yang harus dilalui. Namun, melalui koordinasi yang lembut namun tegas, serta perhatian terhadap detail, Sahban Nur bersama tim berhasil memastikan setiap tahapan berjalan harmonis—mulai dari urusan teknis, administrasi, protokoler, hingga sinergi dengan pihak LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara dan mitra Dunia Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).
“Wisuda perdana adalah momen penting bagi kami. Saya bersyukur seluruh tim bekerja dengan hati dan saling mendukung sehingga prosesi ini dapat berlangsung lancar dan memberikan kesan mendalam bagi para wisudawan serta keluarga mereka,” ujar Sahban Nur.
Suasana haru terasa sejak awal prosesi dimulai. Para lulusan dari tiga program studi—*Keamanan Sistem Informasi, **Manajemen Logistik, dan **Agribisnis*—memasuki ruangan dengan penuh kebanggaan. Bagi Sahban Nur, momen itu merupakan penegasan bahwa perjalanan dan tantangan panjang politeknik akhirnya berbuah manis melalui lahirnya lulusan pertama.
Wisuda ini juga mendapat apresiasi dari LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, pimpinan yayasan, serta perwakilan IDUKA. Kehadiran mereka menjadi simbol kepercayaan terhadap komitmen Politeknik Nusantara Makassar dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas.
Para tamu undangan turut memberikan pujian terhadap pelaksanaan wisuda yang dinilai rapi, tertib, dan berkesan. Meski baru pertama kali digelar, prosesi wisuda berjalan matang—sebuah pencapaian yang tak lepas dari kerja kolaboratif seluruh panitia di bawah arahan ketua panitia.
Dengan penuh kerendahan hati, Sahban Nur menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kebersamaan. “Saya hanya mengarahkan. Kekuatan sesungguhnya ada pada kerja sama seluruh tim. Wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi tonggak awal bahwa kampus vokasi ini siap tumbuh dan berkontribusi lebih luas,” tuturnya.
Kesuksesan Wisuda Angkatan I ini menjadi penanda bahwa Politeknik Nusantara Makassar telah memasuki babak baru dalam perjalanan pendidikannya. Dan di dalam sejarah awal itu, terselip peran seorang Sahban Nur yang dengan ketenangan, ketulusan, dan komitmen membantu mengalirkan kesuksesan untuk sebuah momen yang akan dikenang selamanya.










