WARTAKATA.ID, MAKASSAR — Tim Gateball Kota Makassar mengikuti Open Turnamen Hari Bakti Pekerjaan Umum (Harbak PU) Ke-80 yang digelar pada 27–30 November 2025 di Lapangan Gateball Dinas Bina Marga Sulawesi Tengah, Palu.
Keikutsertaan ini menjadi ajang uji kemampuan sekaligus evaluasi pembinaan atlet jelang Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026.
Turnamen bergengsi tersebut diikuti 536 atlet dari berbagai provinsi, mencakup Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Jakarta. Tingginya antusias peserta membuat persaingan berlangsung ketat di kategori triple bebas dan beregu bebas.
Pada kompetisi ini, Tim Gateball Makassar menurunkan 11 atlet terbaiknya untuk bersaing dengan sejumlah tim kuat nasional. Partisipasi ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperbanyak jam terbang serta mengasah kemampuan teknis dan taktis para atlet.
Ketua Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Kota Makassar, H. Suardy Suriady, ST atau H. Oghel, menegaskan bahwa turnamen ini memiliki nilai strategis bagi peningkatan kualitas atlet. Ia menyebut pertandingan di level nasional memberikan pengalaman berharga bagi para pemain.
Suardy menuturkan, bertanding melawan atlet provinsi dan dari berbagai daerah akan memperkuat mental tanding sekaligus menjadi tolok ukur efektivitas program latihan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Makassar atas dukungannya dalam pembinaan dan partisipasi atlet di berbagai event resmi.
Ia menambahkan, keikutsertaan pada kompetisi berskala besar perlu terus digencarkan untuk menjaga performa atlet tetap optimal. Turnamen semacam ini disebutnya sangat penting dalam mengukur hasil latihan.
Menurut Suardy, intensitas mengikuti kejuaraan akan membantu tim menghadapi agenda besar tahun depan, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulsel 2026 yang akan berlangsung di Wajo dan Bone.
“Dengan modal pengalaman dari Turnamen Harbak PU Ke-80, Tim Gateball Kota Makassar optimistis dapat terus meningkatkan performa dan menorehkan prestasi lebih tinggi pada ajang-ajang mendatang,” pungkasnya.













