WARTAKATA.ID, MAKASSAR – Tujuh belas tahun bukan perjalanan singkat bagi sebuah festival musik. Namun, Rock In Celebes (RIC) terus membuktikan bahwa musik bukan sekadar hiburan, melainkan ruang pertemuan ide, kreativitas, budaya, dan gerakan sosial.
Memasuki edisi ke-17, Rock In Celebes kembali hadir pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Fort Rotterdam, Makassar. Tahun ini, festival tersebut mengusung tema “The Culture”, sebuah konsep yang membawa pesan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga identitas yang terus hidup dan berkembang dalam kehidupan modern.
Semangat tersebut menjadi benang merah dalam konferensi pers Rock In Celebes yang digelar di Fort Rotterdam, Gedung I, Jumat (30/10/2026). Hadir dalam kesempatan itu Ardi Siji dari Rock In Celebes, Rizal Bongki dari Eastern Integrated, serta Iko MD dari Milisi.
Ardi Siji menjelaskan, tema The Culture lahir dari keinginan untuk memperluas cara pandang terhadap kebudayaan. Bukan hanya berbicara tentang tradisi dan peninggalan sejarah, tetapi juga bagaimana generasi hari ini menciptakan, menjaga, dan mengembangkan kultur melalui berbagai ekspresi kreatif.
Bagi Rock In Celebes, musik, seni, komunitas, dan lingkungan merupakan bagian dari ekosistem budaya yang saling terhubung.
Karena itu, festival tahun ini tidak hanya berorientasi pada pertunjukan musik. Penyelenggara juga membawa prinsip keberlanjutan sebagai bagian penting dari penyelenggaraan kegiatan.
“Budaya bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga bagaimana kita melihat kultur dalam kehidupan modern. Bagaimana kita berkegiatan, berkesenian, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” menjadi semangat yang diusung dalam tema tahun ini.
Bukan Sekadar Panggung Musik
Selama 17 tahun perjalanan, Rock In Celebes berkembang menjadi salah satu ruang pertemuan penting bagi ekosistem musik dan komunitas kreatif di kawasan Indonesia Timur.
Kehadirannya tidak sekadar menawarkan pengalaman menikmati penampilan musisi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas komunitas, pertukaran gagasan, serta eksplorasi berbagai bentuk seni dan kebudayaan.
Fort Rotterdam kembali dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan. Bangunan bersejarah yang menjadi salah satu ikon Kota Makassar ini menghadirkan pertemuan menarik antara warisan budaya dan ekspresi seni kontemporer.
Di ruang bersejarah tersebut, musik modern, kreativitas anak muda, dan kekayaan budaya diharapkan dapat saling berinteraksi dalam satu perayaan.
Makassar Music Showcase, Ruang Baru untuk Talenta Lokal
Salah satu hal menarik dalam edisi ke-17 ini adalah hadirnya Makassar Music Showcase.
Ardi Siji menyebut program tersebut sebagai adik dari Rock In Celebes yang diharapkan menjadi ruang pengembangan ekosistem musik di Makassar.
Kehadirannya menjadi upaya memperluas panggung bagi musisi dan pelaku industri kreatif, khususnya talenta lokal, agar memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan karya, membangun jejaring, dan berkembang di industri musik.
Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa keberlanjutan sebuah festival tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari kontribusinya dalam membangun generasi dan ekosistem musik berikutnya.
Persiapan Capai 100 Persen
Di sisi penyelenggaraan, Iko MD dari Milisi memastikan berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum festival berlangsung.
Ia menyampaikan bahwa pada 27 Oktober 2026, progres persiapan telah mencapai sekitar 90 persen, termasuk kesiapan panggung dan berbagai kebutuhan teknis lainnya.
Memasuki Jumat (30/10/2026), seluruh persiapan disebut telah mencapai 100 persen.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara untuk memastikan festival berjalan sesuai rencana dan memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.
17 Tahun Perjalanan, Merawat Kultur untuk Masa Depan
Mengusung The Culture, Rock In Celebes 2026 ingin menyampaikan pesan bahwa kebudayaan tidak boleh berhenti sebagai romantisme masa lalu.
Budaya harus terus bergerak, beradaptasi, dan menemukan bentuk baru tanpa kehilangan akar identitasnya.
Melalui musik, seni, kolaborasi komunitas, serta prinsip ramah lingkungan, Rock In Celebes berupaya menjadikan festival ini lebih dari sekadar agenda tahunan.
Dua hari pelaksanaan pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Fort Rotterdam menjadi momentum untuk kembali merayakan kreativitas, memperkuat jejaring, dan membangun kepedulian terhadap warisan budaya.
Tujuh belas tahun Rock In Celebes bukan hanya tentang seberapa lama festival ini bertahan, tetapi juga tentang bagaimana musik dan kebudayaan terus menemukan ruang untuk hidup, tumbuh, dan berkembang bersama zaman. (Papa)













