WARTAKATA.ID, JAKARTA – Nama Suyudi Ario Seto kini menjadi sorotan setelah resmi dipercaya menduduki jabatan sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Ia menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Namun, di balik seragam dan pangkat jenderal yang kini melekat pada dirinya, terdapat cerita menarik dari masa muda Suyudi yang mungkin belum banyak diketahui publik.
Jauh sebelum meniti karier di institusi kepolisian, Suyudi ternyata pernah mencicipi dunia modeling. Ia tercatat sebagai salah satu semifinalis ajang Cover Boy 1988.
Berdasarkan arsip majalah lama yang diunggah akun Instagram @koleksigoeni, Suyudi tercatat sebagai peserta nomor 22 dalam ajang tersebut. Kala itu, usianya masih 16 tahun dan ia berstatus sebagai pelajar SMPN 70 Jakarta.
Dalam arsip tersebut, Suyudi juga tercatat memiliki tinggi badan 171 sentimeter dengan berat 52 kilogram.
Foto masa mudanya pun memperlihatkan penampilan khas remaja era 1980-an. Rambut hitam tebal yang ditata menyamping, alis tegas, serta tatapan serius membuat sosok Suyudi saat itu terlihat jauh berbeda dibandingkan penampilannya sekarang sebagai perwira tinggi Polri.
Menariknya, ajang Cover Boy 1988 tersebut juga diikuti sejumlah nama yang kemudian dikenal publik, salah satunya Mohammad Gunawan Hendromartono atau Gugun Gondrong.
Perjalanan Suyudi kemudian berbelok jauh dari dunia modeling. Ia memilih jalur kepolisian dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Kariernya di kepolisian berkembang melalui sejumlah posisi strategis, mulai dari bidang reserse hingga jabatan kewilayahan. Ia pernah menjadi Kapolres, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, hingga dipercaya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kini, lebih dari tiga dekade setelah mengikuti ajang Cover Boy saat masih remaja, Suyudi Ario Seto berdiri di posisi tertinggi di Korps Bhayangkara sebagai Kapolri.
Dari panggung Cover Boy di usia 16 tahun hingga memimpin institusi Polri, perjalanan Suyudi menjadi bagian menarik dari cerita panjang kariernya.













